Itinerary Yunnan 10 Hari: Slow Travel Menjelajahi Surga Tersembunyi China
Kalau kamu membayangkan liburan ke China hanya identik dengan kota-kota besar seperti Beijing atau Shanghai, saatnya melikir Yunnan. Provinsi di bagian barat daya China ini menawarkan pengalaman yang benar-benar berbeda. Bayangkan danau yang tenang, kota tua dengan arsitektur kuno, pegunungan bersalju, hingga budaya etnis yang masih sangat terjaga.
Yang paling menarik, Yunnan sangat cocok untuk kamu pecinta slow travel. Daripada berpindah kota setiap hari, kamu bisa menikmati setiap destinasi dengan ritme yang lebih santai–ngopi di kafe lokal, menyusuri gang-gang kota tua, atau sekedar didik menikmati pemandangan Danau Erhai.
Agar perjalanan semakin nyaman, pastikan kamu sudah menyiapkan eSIM China dari Jelania sebelum berangkat. Koneksi internet yang stabil akan memudahkan pengguna peta, aplikasi Didi, penerjemah Bahasa Mandarin, hingga berbagi momen perjalanan tanpa harus repot mencari Wi-Fi
Buat kamu yang masih bingung nyusun itinerary traveling di Yunnan, nih kita buatin itinerary 10 hari di Yunnan khusus buat kamu pecinta slow travel.
Day1-Tiba di Kunming, Kota Musim Semi Abadi
Perjalanan dimulai dari Kunming, ibu kota provinsi Yunnan yang dikenal memiliki cuaca sejuk hampir sepanjang tahun. Karena iklimnya yang nyaman, kota ini sering dijuluki City of Eternal Spring.
Hari pertama sebaiknya digunakan untuk beradaptasi setelah penerbangan. Mulailah dengan berjalan santai di Green Lake Park. Banyak warga lokal berkumpul di sini untuk menari, bermain music, atau sekedar menikmati sore.
Menjelang malam, lanjutkan ke Kunming Old Street yang dipenuhi bangunan bergaya tradisional, toko souvenir, dan jajanan khas Yunnan.
Rekomendasi Hotel:
- Moon and Chalice Boutique Hotel
- Cachet Boutique Kunming Artime
- Grand Park Kunming
Rekomendasi Kuliner:
- Crossing the Bridge Rice Noodles (Guoqiao Mixian)
- Steam Pot Chicken
- Restoran khas Jianshui BBQ
Rekomendasi Café:
- Salvador’s Coffee
- Chapter One Café
- MAAN Coffee
Transportasi:
- Metro dari bandara menuju pusat kota
- Didi untuk perjalanan yang lebih praktis
Day 2-Menjelajah Stone Forest
Hari kedua, lakukan perjalanan singkat menuju Stone Forest, salah satu situs alam paling terkenal di China yang telah diakui sebagai UNESCO World Heritage Site. Kawasan ini dipenuhi formasi batu kapur raksasa yang terbentuk secara alami selama jutaan tahun.
Datanglah sejak pagi agar suasana masih sejuk dan belum terlalu ramai. Sore hari kembali ke Kunming untuk menikmati malam terakhir di kota ini.
Kamu bisa menggunakan kereta cepat dan shuttle bus (1-1,5jam) dari Kunming South Railway Station ke Shihlin West Station, lalu lanjut naik Bus 99 atau shuttle menuju pintu masuk Stone Forest.
Day3-Naik Kereta Cepat ke Dali
Salah satu hal menyenangkan bepergian di Yunnan adalah jaringan kereta cepatnya yang nyaman. Perjalanan dari Kunming menuju Dali hanya sekitar 2 jam.
Sesampainya di Dali, langsung check in hotal dan nikmati suasana kota tua yang dipenuhi toko kerajinan tangan, galeri seni, serta café bergaya minimalis.
Rekomendasi Hotel:
- The Linden Center
- Hotel Indigo Dari Erhai
- Landscape Hotel
Rekomendasi Kuliner:
- Er Kuai
- Rushan Coffee
- Mushroom Hotpot
Day4-Slow Living di Erhai Lake

Inilah salah satu hari terbaik selama perjalanan. Sewa sepeda atau sepeda listrik untuk menyusuri tepian Danau Erhai. Tidak perlu mengelilingi seluruh danau. Justru konsep slow travel mengajak kita berhenti kapan saja saat menemukan pemandangan menarik
Kunjungi:
- Xizhou Ancient Town
- Ideal State (sering dijuluki Santorini-nya Dali)
- Dermaga-dermaga kecil di sekitar danau
Luangkan waktu menikmati kopi sambil melihat pegunungan Cangshan di kejauhan.
Day5-Menuju Lijiang
Perjalanan menuju Lijiang hanya sekitar satu jam menggunakan kereta cepat. Setelah check in, habiskan sore dengan berjalan kaki di Lijiang Old Town.
Gang-gang batu, jembatan kecil, aliran sungai, dan lampion merah menciptakan suasana yang sangat romantic, terutama saat malam hari.
Rekomendasi Hotel:
- InterContinental Lijian Ancient Town Resort
- Jun Bo Xuan Boutique Hotel
Rekomendasi Kuliner:
- Yak Hotpot
- Naxi BBQ
- Yunnan Mushroom Hotpot
Day6-Jade Dragon Snow Mountain
Hari ini didedikasikan untuk menikmati salah satu ikon Yunnan. Naik cable car menuju Jade Dragon Snow Mountain yang memiliki puncak bersalju hampir sepanjang tahun.
Setelah itu lanjutkan ke Blue Moon Valley yang terkenal dengan warna biru airnya yang sangat jernih. Karena berada di dataran tinggi, bawalah jaket tebal meskipun sedang musim panas.
Day7-Bersantai di Shuhe Ancient Town

Jika Lijiang terasa terlalu ramai, Shuhe menawarkan suasana yang jauh lebih tenang. Di sini lah konsep slow travel benar-benar terasa. Kamu bisa menghabiskan waktu di Shuhe dengan menikmati kopi di café lokal, melihat pengrajin tradisional, dan berjalan santai tanpa target tertentu. Ini adalah tempat terbaik untuk benar-benar menikmati ritme kehidupan Yunnan.
Dari Lijiang Old Town bisa naik Didi sekitar 15-20 menit dengan biaya sekitar 20-30 RMB untuk menuju ke Shuhe Ancient Town.
Day8-Kereta Cepat ke Shangri-La

Jalur Kereta Cepat terbaru membuat perjalanan menuju Shangri-La kini hanya sekitar 1,5jam. Setelah tiba, langsung menuju Dukezong Ancient Town. Kota tua bergaya Tibet ini memiliki suasana yang sangat berbeda dibanding kota-kota sebelumnya. Jangan lewatkan juga Giant Prayer Wheel yang menjadi ikon Kawasan tersebut.
Rekomendasi Hotel:
- Songtsam Linka Shangri-La
- Hilton Garden Inn Shangri-La
Day9-Menikmati Alam Shangri-La
Hari terakhir penuh di Yunnan digunakan untuk menikmati alam pegunungan Tibet.
Kunjungi:
- Ganden Sumtseling Monastery
- Napa Lake
- Padang rumpung di sekitar Shangri-La
Kalau beruntung, kamu bisa melihat kawanan yak sedang merumput dengan latar pegunungan yang spektakuler.
Day10-Kembali ke Kunming dan Pulang
Dari Shangri-La kamu bisa memilih dua opsi:
- Terbang langsung ke Kunming menggunakan penerbangan domestic, kemudian melanjutkan penerbangan internasional.
- Naik kereta cepat kembali ke Kunming jika jadwal penerbangan memungkinkan
Saat melakukan slow travel di China, koneksi internet yang stabil akan sangat membantu. Mulai dari mengecek jadwal kereta cepat, memesan Didi, menggunakan aplikasi penerjemah, hingga mencari rekomendasi café lokal, semuanya membutuhkan akses internet yang andal.
Dengan eSIM Jelania, kamu bisa langsung terhubung ke internet begitu pesawat mendarat tanpa perlu mencari konter kartu SIM atau bergantung pada Wi-Fi public. Aktivasi dilakukan sebelum keberangkatan, sehingga perjalanan terasa lebih praktis sejak hari pertama.
Kalau berencana menjelajahi Yunnan dengan ritme santai, pastikan eSIM sudah aktif agar kamu bisa fokus menikmati setiap momen, dari jalanan kuno di Lijiang hingga udara sejuk Shangri-La, tanpa khawatir kehilangan koneksi.